MENGEJUTKAN! Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara, Presiden Jokowi Beri Respon Tegas

- Selasa, 24 Januari 2023 | 17:32 WIB
Presiden Jokowi (Setkab.go.id)
Presiden Jokowi (Setkab.go.id)

GRAGENEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah tidak akan mengintervensi dan ikut campur terhadap proses hukum terdakwa yang tengah berjalan di persidangan. 

Presiden Jokowi bahkan menegaskan agar masyarakat menghargai dan menghormati proses hukum yang sementara berlangsung. 

Jokowi menyampaikan hal tersebut untuk menjawab pertanyaan terkait permohonan ibunda Bharada Richard Eliezer atau Bharada E yang meminta keringanan hukum bagi sang anak.

Baca Juga: Dituntut Seumur Hidup, Ferdy Sambo Akan Bacakan Pembelaan Hari Ini

"Saya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Bukan kasus FS (Ferdy Sambo) saja, untuk semua kasus. Tidak," jelas Jokowi kepada wartawan usai meninjau proyek pembangunan sodetan Kali Ciliwung di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa, 24 Januari 2023.

Presiden pun meminta semua pihak menghormati proses hukum tersebut.

"Kita harus menghormati proses hukum yang ada di lembaga-lembaga negara yang sedang berjalan," ucapnya.

Baca Juga: Ajukan Dua Pleidoi, Mampukah Ferdy Sambo Bebas dari Tuntutan Penjara Seumur Hidup?

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E dituntut oleh jaksa penuntut umum (JPU) dengan pidana 12 tahun penjara dalam perkara pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga.

Hal tersebut disampaikan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Rabu, 18 Januari 2023 dalam persidangan terdakwa Richard dengan agenda pembacaan tuntutan.

Halaman:

Editor: Yahya GN.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Hanya Dituntut Pidana Seumur Hidup

Selasa, 17 Januari 2023 | 14:08 WIB
X