• Minggu, 4 Desember 2022

Saksi Sebut Ada Keanehan di TKP Sebelum Rekayasa Ferdy Sambo Terungkap

- Senin, 21 November 2022 | 22:42 WIB
Penyidik Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Martin Gabe Sahata  (Dok Pmjnews)
Penyidik Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Martin Gabe Sahata (Dok Pmjnews)

GRAGENEWS.COM - Saksi dari penyidik Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Martin Gabe Sahata mengakui adanya keanehan saat berada di lokasi kejadian pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.

Diketahui bahwa di awal kasus, sempat direkayasa oleh Ferdy Sambo bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa tembak menembak. 

Namun selanjutnya terungkap bahwa peristiwa tersebut adalah pembunuhan terhadap Brigadir J.

Baca Juga: Usai Tewas, Uang Rp200 Juta Milik Brigadir J Masuk ke Rekening Bripka RR

Martin menyebutkan, keanehan yang terjadi saat itu adalah tidak adanya cipratan darah di lokasi, padahal saat itu disebut adanya tembak menembak.

"Secara pribadi saya melihat keanehan," ungkap Martin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 21 November 2022.

"Pada saat posisi almarhum yang berada di depan pintu terjadi tembak menembak antara terdakwa dengan almarhum, saya rasa tidak adanya cipratan darah dari depan pintu kamar ibu PC (Putri Candrawathi)," jelasnya.

Baca Juga: TERBUKTI! Bharada E Hanya Keluarkan 3 Peluru Saat Tembak Brigadir J, Pengacara: Tersisa 12 Peluru

Hakim yang penasaran lantas menanyakan kembali perihal cipratan yang dimaksud tersebut. 

Namun Martin hanya menyebutkan keanehan yang ia rasakan hanya tidak adanya cipratan darah jika memang terjadi tembak menembak.

Halaman:

Editor: Yahya GN.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X